Koster dan Tudingan Mendikbud "Biang Kerok" Gaduh PPDB - Beritabali.com

Opini

Koster dan Tudingan Mendikbud "Biang Kerok" Gaduh PPDB

Kamis, 11 Juli 2019 | 10:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pernyataan keras keluar dari bibir Gubernur Bali, Wayan Koster. Ia menyebut gaduh atau polemik Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB di Bali bersumber dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). 

Pilihan Redaksi

  • Tidak Ikut Aturan Menteri Soal PPDB, Tahun Depan Koster Terbitkan Pergub Tersendiri
  • Pisah Sambut Kajati, Gubernur Koster Ajak Menjaga Bali
  • Kisruh PPDB Zonasi, Koster: Bikin Blunder dan Malu Saja
  • Kisruh Zonasi PPDB dan Rasa Keadilan Bagi Masyarakat
  • Ombudsman Bali Terima Banyak Laporan Penyimpangan PPDB SMA
  • Anak Tak Lolos PPDB SMA, Ortu Lapor Ombudsman
  •  
    Permendikbud yang dimaksud Wayan Koster adalah produk kebijakan dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan Muhadjir Effendy, yakni Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019. Menolak kebijakan Permendikbud nomor 51 ini berarti secara tidak langsung "menyerang" kebijakan Menteri Muhadjir.
     
    Tak hanya menyebut kebijakan itu sebagai "biang kerok" atau sumber persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi, Koster juga menyebutnya blunder dan memalukan. Permendikbud nomor 51 juga disebut mengorbankan hak peserta didik dan mengganggu sistem penyelenggaraan pendidikan secara keseluruhan dalam konteks membangun mutu pendidikan. 
     
    Bahkan secara blak-blakan, Koster juga menyebut kebijakan Menteri Muhadjir Effendy itu sebagai kebijakan yang "gatot" alias gagal total karena tidak bisa menyelesaikan masalah, tapi malah menimbulkan masalah yang membuat pusing banyak pihak, mulai siswa, orang tua siswa, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, atau mungkin Gubernur Bali Wayan Koster juga terganggu dengan dampak kebijakan yang dinilai "gatot" ini.
     
    Meski semangat PPDB sistem zonasi ini bertujuan bagus untuk pemerataan kesempatan hak pendidikan di

    Pilihan Redaksi

  • Hindari Tabrakan, Truk Terguling dan Menimpa Pagar Rumah
  • Sidak KTR di Perkantoran Karangasem, Dua Oknum Kedapatan Ngebul
  • Depresi Akut Berat, Pelaku Perusakan Gereja Santo Yoseph Tidak Diproses Hukum
  • Indonesia, namun Koster menyatakan tidak akan menjalankan peraturan tersebut di Bali dan berencana menerbitkan Pergub tersendiri. 
     
    Pernyataan-pernyataan Koster yang mengejutkan ini tentu ada alasannya. Sebagai Kepala Daerah di Bali, Wayan Koster sudah pasti menerima banyak masukan dari berbagai pihak. Dengan data dan fakta yang diterima, Wayan Koster sudah pasti lebih tahu kondisi nyata di lapangan terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2019.
     
    Kuota sistem zonasi PPDB 90 persen misalnya, dinilai terlalu besar, tidak sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang ada di Bali. Sementara  jalur prestasi hanya 5 persen dinilai mengesampingkan peran nilai prestasi siswa. Selain kemampuan, kapasitas, kualitas yang berbeda dari masing-masing siswa, Koster menyebut di semua kecamatan di Bali, sekolah SMA atau SMK Negeri maupun swasta masih belum merata.
     
    Sikap perlawanan dan kritis terhadap peraturan pemerintah pusat yang diambil Koster ini perlu diapresiasi. Ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugasnya sebagai Gubernur Bali, yang memang harus bekerja untuk kepentingan seluruh masyarakat Bali.
     
    Namun yang perlu digarisbawahi, sikap kritis Gubernur Bali ini haruslah benar-benar untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat Bali yang terdampak aturan atau sistem baru PPDB dari Menteri Muhadjir Effendy. Jangan sampai sikap kritis "melawan" kebijakan pemerintah pusat ini hanya karena untuk mengakomodasi kepentingan sejumlah elit warga atau elit politik yang anak-anak atau keluarganya tidak berhasil masuk sekolah negeri atau sekolah yang dicap "favorit", karena terbentur aturan zonasi PPDB. Semoga saja tidak. [bbn/editorial/psk]

    Penulis : putu setiawan kondra

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Koster PPDB Aturan Mendikbud


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    Opini Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Opini

    Berita Bali TV