Kebijakan di Rumah Saja, Warga: Bagaimana Cari Penghidupan dan Bayar Cicilan? - Beritabali.com

Suara Warga

Kebijakan di Rumah Saja, Warga: Bagaimana Cari Penghidupan dan Bayar Cicilan?

Senin, 23 Maret 2020 | 11:00 WITA

bbn/ilustrasi/guideKu.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Untuk membatasi penyebaran virus corona, pemerintah menginstruksikan masyarakat untuk bekerja dan melakukan aktivitas di rumah. Meski anjuran ini dinilai positif, namun di satu sisi warga mempunyai sikap yang berbeda, terutama dari golongan menengah ke bawah.

Pilihan Redaksi

  • Pemerintah Imbau Warga di Rumah, Sejumlah Warga Malah Asyik Berekreasi
  • Tanggulangi Covid-19 di Bali: UNBK SMK Ditunda, ASN Bisa Kerja di Rumah
  • Kegiatan Belajar Dirumahkan, Bupati Karangasem Tempuh Jalur Sekala-Niskala Tangani Covid-19
  • Mereka yang sehari-hari harus keluar untuk mencari penghasilan akan terdampak dari kebijakan ini dan tentunya juga berpengaruh pada finansial mereka yang tentunya memiliki cicilan di bank tentunya.
    Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warganet, Ketut Centong. Menurutnya, selama belum ada kebijakan pemerintah yang tegas soal Perbankan untuk mengatasi dampak perekonomian dari virus corona yang mewabah. Kedua, lanjutnya, mereka mempertanyakan kesinambungan dari logistik masyarakat jika tidak diizinkan beraktivitas diluar rumah.
    Selanjutnya, kata dia, ia mempertanyakan kejelasan soal tagihan kredit bank, logistik makanan, dan obat-obatan (farmasi) kepada masyarakat. 
    "Seperti apa jaminan pemerintah setempat. Biar ada kejelasan," jelasnya 
    Ia menyinggung bagi mereka orang-orang kaya (high class) bisa aman dgn kondisi seperti ini, semua tercukupi dan bisa koar-koar #dirumahaja, tapi bagi masyarakat kelas menengah kebawah (low class), mereka akan tetap aktivitas dan mengabaikan imbauan pemerintah. Mereka (low class) akan #dirumahaja kalau memang ada kejelasan soal 2 poin di atas. 
    "Slogan #dirumahaja ngga bakalan mempan, 2 hal Ini menurut saya penting utk disampaikan ke publik. Ampura, sekedar masukan dan saran. Suksma," ketusnya. 
    Hal senada juga disampaikan Didi Suhaedi. Warga yang memiliki usaha pengerajin bunga untuk dibawa ke hotel mengeluh karena usaha tutup tetapi pihak bank masih menagih terus.

    Penulis : Tim Liputan

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Dirumahaja Suara Warga


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    Opini Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Opini

    Berita Bali TV