Layangan Cerdas Dorong Generasi Pintar - Beritabali.com

Opini

7 Dalil dan Riwayat Pendidikan

Layangan Cerdas Dorong Generasi Pintar

Jumat, 26 Juni 2020 | 12:45 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pertama, dalil bahwa dengan layang layang yang konon budaya bisa meningkatkan daya tarik pariwisata perlu diuji karena belum ada wisatawan ke Bali untuk menikmati layang-layang, dimana saat anak menaiki layang-layang itu komunitasnya 100 % lokal, alias tidak ada bule atau wisatawan asing ikut bermain dan bergabung. Ini perlu diuji dengan survey
Kedua, dalil bahwa layang-layang yang ada sekarang dengan investasi yang mahal, beberapa pendapat biaya layangan sampai dengan ratusan juta karena ekornya saja bisa 50 meter dengan besaran sampai 5-10 meter dan kadang diupacarai dan diiringi gambelan yang secara personil dan biaya membutuhkan biaya yang besar.
Ketiga, dalil bahwa layangan sekarang sudah membahayakan jiwa manusia, sudah beberapa kali terjadi korban meninggal akibat dari pada layang-layang, orang tergeret kena tali layangan oleng sehingga menabrak mobil alat berat dan meninggal. Bahkan, saat kejadian lomba karena saking besarnya layang-layang menghantam kepala penonton sehingga meningal di tempat. Di beberapa daerah juga sudah banyak kejadian layang-layang yang mengakibatkan luka yang sangat parah dan meninggal.
Keempat, dalil tempat suci, fasilitas umum dan infrastuktur kelistrikan ada yang rusak karena akibat kejatuhan layangan, bahkan beberapa gangguan dari jaringan listrik yang kena layangan menyebabkan listrik padam total, sehingga menyebabkan black out / padam total. Hal ini memberikan citra yang kurang baik bagi Bali sebagai tujuan wisata dunia (Bali The Last Paradise).
Kelima, dalil yang mengejutkan bahwa anak-anak kita yang bemain layangan sampai ketagihan sampai habis waktunya dan lupa belajar akan berdampak buruk bagi akademik di sekolah. Konon anak-anak ini akademiknya kebanyakan di bawah standar rata-rata, dimana para orang tua harus memberi waktu lebih untuk pembinaan. Ini dibuktikan tidak ada maniak layang-layang bisa menembus universitas terbaik dan mendapatkan jurusan dengan ranking tertinggi seperti yang masih paling favorit adalah Jurusan Kedokteran.
Yang mengejutkan lagi dari dalil pengalaman penulis yang sering gunakan untuk pembinaan masuk Peguruan Tinggi favorit dan masuk perusahaan BUMN kuncinya adalah Fokus dengan fokus belajar, kerja keras, dan disiplin. Strategi lulus ujian Bappenas yang tidak bisa ditawar oleh siapapun juga dengan teori FKD (Fokus, Kerja Keras Disiplin) hampir 90% bisa sukses dan terbukti putra putri penulis dengan teori FKD dan karantina membawa putra putrinya memperoleh Jurusan Kedokteran favorit.
Keenam, dalil pengalaman sendiri yang akademiknya di bawah rata seperti yang dialami penulis dulu saat SD di Kerobokan SD kelas 4, penulis adalah maniak layangan yang saat itu karena lingkungan, akademiknya terbaik paling bawah/paling buruk, tapi sejarah membuktikan puji syukur dengan dipindahkan SD ke Kapal maka dengan teori FKD dan lingkungan yang mendukung, saya SD bisa menjadi 10 besar, SMP Negeri 10 besar, SMA  Negeri 10 besar dan mendapat Univesitas Negeri di Jawa Timur yang mengejutkan lagi  penulis bisa masuk BUMN dan sering dapat juara Inovasi tingakt Bali, Regional dan Nasional.
 
Artinya dengan teori diatas bahwa sejarah akademik yang buruk karena habis waktu main layangan dapat diperbaiki dengan FKD dan karantina dan kemudian berhasil mengantarkan penulis masuk BUMN dengan karir saat ini menjadi salah satu orang No.2 di BUMN Bali sebagai Senior Manajer Perencanaan. 
 
Penulis melalui Yayasan Gaya Trimantra 108 (Y.GM 108) menciptakan lagu dan sebagai inisiator lagu Penjor Ramah Lingkungan aman terhadap jiwa manusia, dengan 100 ribu sudah bisa beryadnya dengan penjor sesuai kriteria dalam sastra yang sebelumya membuat penjor dengan harga 1 Juta rupiah setiap hari raya galungan dengan kriteria 7 AMAN.
Pertama, aman terhadap pejalan kaki atau tidak mengganggu trotoar. Kedua, aman terhadap kendaraan dan tidak menggangu ruas jalan. Ketiga, aman dari kabel listrik, telpon, Fiber Optic dirancang 7 Meter agar aman terhadap kabel listrik yang bertegangan 20.000 Volt. Keempat, aman terhadap jiwa manusia. Kelima, aman terhadap estetika berada di luar Jalan Raya berada di belakang ruas Got.
Keenam, aman terhadap lingkungan dan tidak menggangu sarana/infrastruktur yang lain. Ketujuh, aman terhadap biaya atau tantangan ekonomi kerakyatan, aman terhadap kantong biaya murah hanya 100 ribu,  di luar ornamen yang bisa digunakan 10 Tahun. 
Link Lagu Penjor Ramah Lingkungan. https://youtu.be/zzCokE3onys
Lagu yang kedua yaitu Lagu "Layang-Layang Cerdas" di youtube sudah menginspirasi banyak orang, lagu layang-layang cerdas meninspirasi agar generasi milenial kita bermain yang lebih modern, tidak bermain layang-layang yang konvesional. Orang dengan yang modern menjadi cerdas, pintar, hemat biaya dan tidak membahayakan keselamatan jiwa manusia. 
Menggugah pemerintah dengan Perda Layang atau menggugah membuat turunan sehingga layang-layang cerdas bisa diatur dengan ukuran maksimum 1 Meter (Panjang/lebar), dilengkapi identitas pemilik / penangung jawab orang tua, tinggi bisa diterbangkan 200 meter, waktunya diatur dan tempatnya diatur. Sehingga Layang-Layang Cerdas memberikan citra positif bisa membuat orang pintar/cerdas, tidak membahayakan tempat suci, infrastruktur yang kita butuhkan, citra positif, budaya yang hemat tidak jorjoran dan memberikan citra positif bagi pariwisata yang aman dan berkualitas.
LAYANGAN CERDAS
Layang Layang Cerdas
Teknologi baru yang modern
Panjang dan lebar
Maksimal satu meter
Inovasi baru Generasi Cerdas
 
Tidak membahayakan Jaringan Listrik
Tidak membahayakan Jiwa Manusia
Tidak menggangu tempat suci dan fasilitas umum
Tidak menggangu masyarakat yang lain
Layangan Cerdas solusi yang tepat
 
Pemerintah ayilah mendukung
Untuk membuat PERDA melayangan
Dengan membuat Layangan Cerdas beridentitas (Nama, No Hp, KTP dan Alamat)
Demi keamanan dan kenyamanan bersama
Tidak membahayakan Jaringan Listrik
Tidak membahayakan Jiwa Manusia
Tidak menggangu tempat suci dan fasilitas umum
Tidak menggangu masyarakat yang lain
Layangan Cerdas solusi yang tepat
 
Generasi melenial jangan TIWAS dan MALAS
Mari membuat Layangan cerdas kreatif
Generasi melenia jangan TIWAS dan MALAS
Mari menjaga seni melayangan ajeg lestari
Link youtube: https://youtu.be/2vM-XBNMRRI
Gitaris & Vocal : G-4S.26   Inisiator  : Putu Putrawan / Yayasan Gayatri Mantra 108
 
Ketujuh, menggugah penyelengara layang layang (Dinas kebudayaan, Pariwisata atau pihak terkait) dengan kreteria Layangan Cerdas, tidak seperti lomba-lomba saat ini melombakan layang-layang yang konvensional, rendah teknologi, boros biaya. Sehingga akan tercipta dan menumbuhkan generasi Cerdas, Pintar, menciptakan teknologi baru dan dapat membanggakan Bali yang sudah terkenal di mancanegara.
Kami penulis ingin menggunggah masyarakat, mari sayangi Bali yang kita banggakan menjadi tujuan surga dunia agar generasi melinial kita cerdas tidak ketingalan dalam meraih prestasi akademik yang membanggakan di kancah pendidikan Nasional/Internasional  Salam Rahayu.
 
Penulis,
Putu Putrawan
Senior Manajer Perencanaan
Peduli Sosial Y.GM 108

Penulis : Opini

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Layang-layang Layangan Cerdas


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



Opini Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Opini

Berita Bali TV