Bawang Putih Sebagai Pengganti Formalin dalam Pengawetan Makanan - Beritabali.com

Opini

Bawang Putih Sebagai Pengganti Formalin dalam Pengawetan Makanan

Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:45 WITA
Bawang Putih Sebagai Pengganti Formalin dalam Pengawetan Makanan

beritabali/ist/Bawang Putih Sebagai Pengganti Formalin dalam Pengawetan Makanan.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Peneliti dari Laboratorium Biokimia, Jurusan Kimia FMIPA-UB, Prof. DR. Ir. Chanif Mahdi, MS memaparkan bahwa selama ini penggunaan formalin sebagai pengawet makanan dilakukan oleh produsen untuk mengurangi biaya produksi. Walaupun dikategorikan sebagai bahan pegawet ilegal, tetapi kenyataanya dari segi harga paling paling murah efisien dan efektif. 
Dimana dengan uang Rp.15.000 sudah mendapatkan 1 liter formalin. sebanyak 1 liter formalin rata-rata dapat digunakan untuk mengawetkan 10 ton ikan segar, tahu dan mie basah. Sebagai bahan perbandingan, jika menggunakan es balok memerlukan sekitar 350 balok es, dengan harga sekitar 4,2 juta rupiah. 
Dampak formalin bagi kesehatan sangat membahayakan baik jangka pendek maupun panjang. Formalin yang masuk ke tubuh akan terakumulasi dalam sel. Selanjutnya disalam sel akan bereaksi dengan protein seluler (enzim) dan DNA ( Mitokondria dan nucleus). International programme on chemical safety (IPCS) menyebutkan ambang batas formalin  yang boleh masuk ke dalam tubuh adalah 1 mg dalam pangan. 
Kadar Formalin yang boleh masuk dalam tubuh antara 1,4 sampai 14 mg. Apabila formalin masuk kedalam tubuh melebihi ambang batas dapat mengakibakan gangguan pada organ dan sistim tubuh. Winarno dan Rahayu (1994) menyebutkan terdapat beberapa gejala yang menjadi pertanda bahwa tubuh manusis mengalami keracunan formalin dari makanan. 
Gejala-gejalan tersebut diantaranya sukar menelan, sakit perut akut disertai muntah-muntah, mencret berdarah, timbulnya depresi susunan saraf, atau gangguan peredaran darah. Apabila kandungan formalin dalam makanan yang dikonsumsi cukup tinggi maka dapat  mengakibatkan kejang-kejang, kencing darah, dan muntah darah yang berakhir dengan kematian. 
Keracunan formalin dalam jangka waktu yang panjang dan berulang dapat diamati dari gejala awal seperti ; iritasi kemungkin parah, mata berair, gangguan pada pencernaan, hati, ginjal, pankreas, system saraf pusat, menstruasi dan pada hewan percobaan dapat menyebabkan kanker. 
Sedangkan pada manusia diduga bersifat karsinogen. Peneliti dari Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya, Wiwi Wikanta mencoba melakukan kajian mengenai pandangan masyarakat terkait penggunaan formalin dalam makanan.  
Hasilnya memperlihatkan jika masyarakat telah mengetahui kasus bahan makanan berformalin dan menolak penggunaannya. Kenyataanya masyarakat belum mampu melakukan usaha tindakkan pencegahan. Pada sisi lain, penegakan hukum bagi oknum pelanggar juga masih lemah. 
Penulis

I Nengah Muliarta

Akademisi Fakultas Pertanian 

Universitas Warmadewa

Penulis : I Nengah Muliarta

Editor : I Komang Robby Patria

Halaman :

TAGS : Bawang Putih Bumbu Dapur Basilus Tuberkulosis Ria Mariana Mustafa Peneliti Kadar Kolesterol Keracunan Formalin Bahan Berbahaya Stamina Tubuh Bahan Kimia Obat Herbal Serotonin Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita


Beritabadung.id - Media Online Badung Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Badung, Bali, Nasional dan Dunia.



Opini Lainnya :

OPINI Rabu, 26 Januari 2022 | 15:35
Realitas Perceraian Meningkat, Apakah Efek Layangan Putus?
Web Series Layangan Putus menjadi salah satu tayangan yang sangat mendapat perhatian saat ini. Meski ...
TERPOPULER Rabu, 26 Januari 2022 | 14:10
Harga Babi Naik, Warga Thailand Beralih ke Daging Buaya
Demam babi Afrika yang melanda Thailand menyebabkan menurunnya pasokan daging Babi. Hal ini akhirnya ...
TERPOPULER Rabu, 26 Januari 2022 | 14:05
Demam Babi Afrika Masuk Thailand, Ketersediaan Daging Babi Menurun
Pemerintah Thailand pada Selasa (11/1/2022), mengumumkan temuan kasus demam babi Afrika (ASF) pada s ...


Berita Lainnya

ABOUT BALI Rabu, 12 Januari 2022 | 14:50
Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung, Wisata Alam Cocok Untuk Keluarga
Salah satu wisata kekinian Bali adalah Rumah Pohon Bukit Lemped Peladung. Destinasi ini menawarkan p ...
NEWS Rabu, 05 Januari 2022 | 14:35
Viral Wanita Protes Ngaku Beli Kue Isi "Mikrofon"
Seorang wanita yang membeli kue tidak seperti bayangannya telah menjadi viral di media sosial. Pasal ...
NEWS Senin, 24 Januari 2022 | 13:15
Teriakan Maling Oleh Massa, Seorang Kakek Meregang Nyawa
Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video aksi kejar kejaran antara sekelompok warga menggunakan ...

Trending Opini

Trending Terhangat

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV