Teh Kulit Salak Dipercaya Mampu Turunkan Kadar Gula Darah - Beritabali.com

Opini

Teh Kulit Salak Dipercaya Mampu Turunkan Kadar Gula Darah

Senin, 04 Oktober 2021 | 14:05 WITA
Teh Kulit Salak Dipercaya Mampu Turunkan Kadar Gula Darah

beritabali/ist/Teh Sampah Kulit Salak Dipercaya Turunkan Kadar Gula Darah.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Dari data tersebut ekstrak kulit salak dipercaya dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Menurut Federasi Diabetes Internasional pada tahun 2016, penderita diabetes militus sangat tinggi di dunia khususnya Indonesia. Data yang berasal studi global menunjukkan bahwa pada tahun 2016 jumlah masyarakay yang menderita penyakit diabetes militus telah mencapai 420 juta orang. 
Apabila solusi tidak ditemukan dalam menangani kasus tersebut maka jumlah penderita diabetes militus pada tahun 2030 diperkirakan akan meningkat jumlah penderitanya menjadi 552 juta orang. Di lihat dari data tersebut maka teh kulit salak bisa membantu untuk menurunkan angka penderita diabetes militus.
Selain itu teh yang berasal dari kulit salak ini juga dijadikan obat diare karena mengandung flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare yaitu Eschericia colli. Peneliti lainnya juga mengungkapkan bahwa ekstrak kulit buah salak mempunyai aktivitas antioksidan sebesar 229,27 ± 6,35 (µg/MI). Antioksidan yang terdapat pada kulit salak bekerja dengan aktif berada pada kisaran konsentrasi 50 - 100 ppm. 
Dengan Tingkat kekuatan antioksidan kulit salak pada rentang tersebut tergolong aktif. Berdasarkan nilai tersebut, kulit salak memiliki peluang besar untuk dipasarkan sebagai produk minuman dengan harga yang ekonomis serta memiliki manfaat yang besar karena mengandung kandungan antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. 
Selain itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rachmawaty, asupan zat besi pada tubuh kita dapat ditingkatkan dengan teh kulit salak. teh kulit salak juga memberikan dampak pada perubahan status anemia tanpa mempengaruhi berat badan pasien remaja putri. Hal tersebut di ungkapkan pada tesis yang berjudul “Pengaruh Dosis Pemberian Teh Kulit Salak Terhadap Asupan Makanan dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Anemia”.
Jika teh kulit salak dipadukan dengan biji kurma memiliki kemampuan menurunkan jumlah asam lemak bebas dari 1,768% menjadi 0,358%. Beberapa senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada kulit salak dipercaya memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Pada penelitian yang dilakukan oleh Setyabudi (2021), kulit salak dapat mempengaruhi pertumbuhan dari bakteri Salmonella typhi. 
Bakteri tersebut merupakan jenis bakteri patogen yang menyebabkan terjadinya penyakit demam tifoid. Berdasarkan data-data di atas dapat disimpulkan bahwa teh kulit salak lebih banyak memiliki kandungan gizi dibandingkan dengan teh pada umumnya yang berasal dari pohon teh (Camellia sinensis). Sejak jaman nenek moyang rakyat Indonesia telah mengenal berbagai jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional dan juga memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan serta pengobatan penyakit. 
Dengan pengolahan bahan baku yang tepat maka pangan yang dihasilkan dapat memberikan nilai gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Jika pengolahan tidak baik dan benar maka sebagus apapun nilai gizi bahan pangan yang digunakan, produk yang dihasilkan nanti tidak akan maksimal manfaatnya untuk tubuh kita. 
Pengolahan limbah kulit salak dapat mengatasi 2 masalah sekaligus, yakni mengurangi limbah organik di lingkungan dengan melakukan pengolahan yang tepat serta mendapatkan sebuah produk dari limbah kulit salak yang mengandung zat aktif yang baik bagi kesehatan.  
Penulis: 
Anak Agung Sagung Manik Chindrawati
Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Pertanian-Universitas Warmadewa

Penulis : Opini

Editor : I Komang Robby Patria

Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritalombok.com - Media Online Lombok Dompu Bima Sumbawa Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Lombok, Dompu, Bima, Sumbawa Terkini.



Opini Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Opini

Berita Bali TV