Kampanye Macet Sampah Membludak - Beritabali.com

Opini

Kampanye Macet Sampah Membludak

Jumat, 08 Oktober 2021 | 21:05 WITA
Kampanye Macet Sampah Membludak

beritabali/ist/Kampanye Macet Sampah Membludak.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Dimana, rata-rata jumlah sampah di Kota Denpasar per hari mencapai 850 Ton. Kendati demikian, sebanyak 22 persen telah dilaksanakan pengolahaan langsung di sumber sampah. Tingginya volume sampah rumah tangga yang ada di kota denpasar menunjukan bahwa partisipasi aktif masyarakat terutama ibu rumah tangga sangat diperlukan untuk dapat menangani permasalahan sampah ini, yang salah satunya dapat melaksanakan pengelolaan sampah 3R ini dengan baik. 
Mengingat pentingnya penanganan masalah sampah ini, maka perlunya mengidentifikasi lebih dalam mengenai apa yang menjadi motivasi, pendorong dan penghambat masyarkat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. Pada permasalahan ini salah satu faktor yang dapat mendukung terlaksananya dengan baik Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 adalah Kampanye. 
Kurangnya kampanye terkait dengan peraturan pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi salah satu kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah ini. Jika tingkat produksi dan konsumsi sampah saat ini berlanjut dan bahkan terus meingkat serta masyarakat yang masih enggan mengelola sampah berbasis sumber maka di perkirakan jumlah sampah plastik pada 2025 akan meningkat lebih dari dua kali lipat di masa sekarang. 
Kurangnya kampanye dalam menyeruakan pengelolaan sampah berbasis sumber ini mendorong faktor hambatan yang terdiri dari dalam diri dan juga luar diri. Hambatan dari dalam diri terdiri atas rasa malas, kurangnya pengetahuan terkait dengan manfaat pengelolaan sampah dan belum adanya kesadaran untuk melakukan pengelolaan sampah salah satunya “reuse” sehingga banyak sampah yang di bakar atau di buang begitu saja. 
Adapun faktor penghambat yang berasal dari luar diri terdiri atas kurangnya dukungan dari keluarga atau pihak wilayah di lingkungan tempat untuk menyimpan ataupun mengelola sampah berbasis sumber ini. Dijelaskan pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 bahwa setiap orang berkewajiban melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkannya. 
Pengelolaan sampah yang dapat di lakukan yaitu (1)Membatasi timbulan sampah dengan tidak menggunakan plastik sekali pakai (2) Melakukan pemilahan sampah,pengelolaan sampah yang mudah terurai (3)Melakukan penyetoran sampah yang tidak muda terurai ke bank sampah atau fasilitas penampungan sampah(4)Menggunakan barang/kemasan yang mudah didaur ulang (5)Menyiapkan tempat sampah residu. 
Dalam hal ini kampanye dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber sangat di butuhkan secara terus menerus sehingga secara tidak langsung menjadi sebuah alarm untuk seluruh pihak. Selain itu kampanye pengelolaan sampah berbasis sumber ini kalah tenar dengan kampanye pemilu. Kampanye pada era saat ini menjadi salah satu wadah yang baik untuk menyampaikan pesan bahwa ada berbagai masalah yang kita hadapi terutama pada isu lingkungan, salah satunya ya penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber. 
Halaman :

TAGS : Sampah Pemilahan Sampah Denpasar Sampah Rumah Tangga Pengelolaan Sampah Kerusakan Lingkungan Sampah Organik Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



Opini Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Opini

Berita Bali TV